Kamis, 07 Februari 2019

BMKG Menyebut Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Halmahera Barat Akibat Deformasi Batuan

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) menyatakan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 5,7 yang mengguncang Kabupaten Halmahera Barat , pada hari Kamis, pukul 11.15.29 WIB diakuisisi oleh deformasi dengan bantuan pergerakan dengan teknologi kesalahan).


Episenter Pasalnya gempa bumi terletak pada koordinat 1,58 LU dan 126,43 BT atau terletak di laut pada jarak 128 kilometer arah Barat Laut Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat , Provinsi Maluku Utara dengan ketinggian 39 kilometer. 

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan hiposenter kedalaman, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat reformasi pada lempeng laut Maluku," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan yang dilaporkannya, Kamis (7/2/2019) .

Guncangannya diterima di Manado, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Bitung, dan Ternate III-IV MMI.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut, dan tidak ditimbulkan tsunami. 

"Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak dipertanyakan oleh isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya. 

Dia juga mengundang masyarakat menggunakan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang dikeluarkan melalui saluran komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Sumber : Akurat.co
Editor: Mil



Tidak ada komentar:

Posting Komentar