Episenter Pasalnya gempa bumi terletak pada koordinat 1,58 LU dan 126,43 BT atau terletak di laut pada jarak 128 kilometer arah Barat Laut Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat , Provinsi Maluku Utara dengan ketinggian 39 kilometer.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan hiposenter kedalaman, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat reformasi pada lempeng laut Maluku," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan yang dilaporkannya, Kamis (7/2/2019) .
Guncangannya diterima di Manado, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Bitung, dan Ternate III-IV MMI.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut, dan tidak ditimbulkan tsunami.
"Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak dipertanyakan oleh isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya.
Dia juga mengundang masyarakat menggunakan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang dikeluarkan melalui saluran komunikasi resmi yang telah terverifikasi.
Editor: Mil
Tidak ada komentar:
Posting Komentar