Minggu, 15 Desember 2019

Achmad Baiquni Tetap Dirut, Direksi BNI Dirombak

Berita Hari Jumat - Setelah Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara, kini giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat siang ini (30/8/2019).

Achmad Baiquni Tetap Dirut, Direksi BNI Dirombak

Hasilnya, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI. Dia sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Lahir tahun 1957, Baiquni memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Padjadjaran dan Sarjana (S2) dari Business Management, Asian Institute of Management, Makati, Filipina.

Sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah BNI (2008-2010), Direktur Korporasi BNI (2006 - 2008) dan Direktur Konsumer BNI (2003-2006).

Selain itu, RUPSLB juga memutuskan pergantian satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo sebelumnya sudah memberi sinyal kemungkinan ada pergantian direksi dan komisaris pada BBNI.

"[BNI] Kemungkinan ada perubahan pengurus. Direksi dan Komisaris," kata Gatot di Menara BTN, Kamis (29/8/2019).

Menurut Gatot, Komisaris baru BTN Marwanto juga dipindahkan dari BNI sehingga ada posisi kosong dari jajaran Komisaris di BNI.

Berikut jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Sumber : cnbcindonesia.com
Editor : Mil

Direksi BNI Dirombak, Achmad Baiquni Bertahan

Berita Hari Jumat - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memutuskan tidak mengganti posisi direktur utama dan wakil direktur. Kedua posisi tersebut tetap diisi oleh Achmad Baiquni dan Herry Sidharta.


Direksi BNI Dirombak, Achmad Baiquni Bertahan

Menteri BUMN Rini M Soemarno (tengah) didampingi Direktur Utama Bank BNI Achmad Baiquni (kanan), dan Komisaris Utama Ari Kuncoro menggunting pita sebagai salah satu rangkaian peresmian Gedung Menara BNI yang juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-73 BNI, di Jakarta, Jumat (5/7/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha
A+ A-
Share
Bisnis.com, JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memutuskan tidak mengganti posisi direktur utama dan wakil direktur. Kedua posisi tersebut tetap diisi oleh Achmad Baiquni dan Herry Sidharta.

Sementara itu RUPSLB merombak susunan direksi karena pemberhentian dengan hormat Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan Catur Budi Harto. Posisi tersebut digantikan oleh Tambok P. Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Konsumer.

Baca juga: Ditunjuk Menjadi Dirut BTN, Suprajarto Mengundurkan Diri
Anggoro Eko Cahyo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur keuangan kini menggantikan posisi Tambok sebagai direktur bisnis konsumer. Ario Bimo yang sebelumnya menjabat sebagai General Manager BNI Tokyo Ario Bimo mengisi posisi direktur keuangan.

Direktur utama Achmad Baiquni menjelaskan bahwa perubahan struktur direksi dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman yang sebelumnya dimiliki oleh pihak yang ditunjuk.

Baca juga: Mengundurkan Diri, Suprajarto Mengaku Tak Punya Masalah dengan Menteri BUMN
“Seperti Pak Bob yang bertukar posisi dengan Pak Rico pernah punya pengalaman di divisi internasional maupun cabang luar negeri,” katanya usai RUPSLB di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Berdasarkan RUPSLB  Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko bertukar posisi dengan Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional.

Selain susunan direksi, RUPSLB BNI juga memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris perseroan. Posisi tersebut kini diisi oleh Askolani.

Adapun RUPSLB BNI merupakan yang ketiga diadakan oleh bank pelat merah. Sebelumnya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. juga telah melakukan agenda RUPSLB serupa.


Pemegang saham BTN memberhentikan Direktur Utama Maryono dan memberikan posisi tersebut kepada Direktur Utama BRI Suprajarto. Namun Suprajato menolak sehingga kedua jabatan puncak di kedua bank saat ini masih kosong.


Sumber : finansial.bisnis.com
Editor : Mil

Cara Beda Kenali Sejarah dai BNI KEJAR

Berita Hari Jumat - Seiring dengan berjalannya waktu, semangat generasi muda untuk mencintai lingkungannya, peduli pada kawan seusianya, sekaligus sadar pada perkembangan layanan keuangan perlu terus ditingkatkan. 

https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 24 11 2133822 bni-kejar-cara-beda-kenali-sejarah-nAXmKmPXE2.jpeg

Banyak cara yang dapat dilakukan, salah satunya adalah yang dilaksanakan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama berbagai komunitas menyelenggarakan gerakan sosial bernama BNI KEJAR atau Kenali Sejarah, Raihlah Mimpimu.

ist

 (Anak anak difabel berfoto bersama didepan karya instalasi bambu yang berbentuk wajah Jenderal Sudirman karya Nus Salomo yang dipamerkan pada Aksi BNI KEJAR atau Kenali Sejarah Raihlah Mimpimu di Terowongan Dukuh Atas, Jakarta. Aksi BNI KEJAR kali ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan dan Hari Pahlawan Nasional selama sepekan mulai 24 November hingga 1 Desember 2019. dok BNI)

Aksi BNI KEJAR kali ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional dan Hari Pahlawan Nasional selama sepekan, di Terowongan Dukuh Atas, Jakarta, mulai 24 November hingga 1 Desember 2019. Terowongan Dukuh Atas merupakan kawasan transportasi terpadu yang terhubung dengan tiga fasilitas transportasi massal terkini yaitu Stasiun Mass Rapid Transportation (MRT) Dukuh Atas BNI, Stasiun Kereta Bandara BNI City, dan Stasiun Commuter Line Sudirman.

Melalui aksi BNI KEJAR ini, BNI berupaya mengingatkan betapa pentingnya kesehatan bagi masyarakat, terutama anak - anak sebagai generasi penerus bangsa. Pada saat yang sama, BNI juga ingin mengajak anak usia dini untuk turut menjaga lingkungan dan cara pengolahan limbah secara kreatif. Untuk memenuhi visi tersebut, BNI mengajak anak - anak survivor kanker, anak-anak difabel, serta siswa - siswi sekolah dasar untuk membuat instalasi seni dari bahan limbah.

Pembukaan acara KEJAR ini pada Minggu, 24 November 2019 diawali dengan Peluncuran Urban Underground Art. Pembukaan diadakan di Car Free Day Sudirman area Taman Dukuh Atas, dengan menampilkan instalasi seni yang terbuat dari bahan - bahan limbah yang membentuk gambar tokoh komik pahlawan nasional Indonesia. Selain pameran instalasi seni tersebut, BNI juga secara simbolis memberikan bantuan mobil ambulance edisi khusus sebagai bagian dari program BNI Berbagi. Mobil ambulance edisi khusus didesain oleh seniman Nus

Salomo terinspirasi dari anak-anak penyandang disabilitas, penderita kanker, dan alam. Hingga akhir 2019, BNI telah membagikan 31 Ambulance di seluruh Indonesia. Nus Salomo juga bekerja sama dengan tiga seniman muda dan seorang anak survivor kanker untuk menciptakan seni instalasi Urban Underground Art.

Pembukaan aksi BNI KEJAR ini dimeriahkan oleh tampilnya musisi-musisi kenamaan di tanah air, seperti aktris Shelomita, Bemby Noor, Melanie Subono Oppie Andaresta, dan penampilan menarik The Sasono.

“Selain memperingati hari Kesehatan Nasional, dalam BNI KEJAR kali ini mengajak generasi muda untuk memperingati hari Pahlawan dengan cara membantu mewujudkan berbagai aktivitas edukasi bagi anak-anak,” tutur Corporate Secretary BNI Meiliana.

Hal menarik lain yaitu material dasar Instalasi Seni yang dibangun menggunakan sampah, hal ini sejalan dengan kampanye BNI Go Green untuk membudayakan pola hidup cinta lingkungan. Cinta lingkungan tersebut diajarkan dengan membudayakan Pemanfaatan kembali Sampah (Reuse, Reduce, Recycle atau 3R), efisiensi energi, peduli lingkungan, dan aktivitas cinta lingkungan seperti konservasi hewan langka dan penghijauan.

“Pada BNI KEJAR kali ini juga memamerkan instalasi karya seni bertemakan pahlawan nasional seperti Soekarno dan Sudirman menggunakan material bambu serta mengembangkan Bank Sampah sebagai bentuk cinta lingkungan sekaligus literasi keuangan,” tambah Meiliana.

Dalam pengembangan Bank Sampah ini, BNI mengusung tema “Program Ayo Menabung dengan Sampah” dan diterapkan di 5 Wilayah dan 1 Kabupaten yaitu Kota Administratif Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Program yang telah meraih penghargaan bergengsi Padmamitra+ Award 2019 ini memberikan banyak manfaat, yaitu dapat mengubah paradigma masyarakat bahwa sampah memiliki value ekonomis, melatih kebiasaan menabung melalui sistem perbankan, menyadarkan masyarakat pentingnya hidup bersih, serta mengajarkan pengelolaan serta pemilahan sampah.


Hingga saat ini, BNI telah mengaktifkan Agen46 di sekitar 200 bank sampah di seluruh DKI Jakarta. Hal yang sama juga dilakukan dibeberapa kota lainnya, antara lain sekitar 26 Agen46 yang dibuka di bank-bank sampah yang ada di Yogyakarta. Ini merupakan upaya berkelanjutan yang dilakukan BNI untuk mengampanyekan gaya hidup sehat dengan mencintai lingkungan sekaligus mendekatkan pelayanan perbankan dengan masyarakat. Untuk mendekatkan pelayanan perbankan dengan anak-anak secara dini, BNI juga giat membuka Agen46 di sekolah.

Sumber: economy.okezone.com
Editor : Mil

Jumat, 09 Agustus 2019

Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Achmad Baiquni

Tak salah menobatkan Achmad Baiquni sebagai ‘bankir bertangan dingin’ karena sejak dipercaya menjadi Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI) tahun 2015, bank pelat merah ini konsisten mencetak kinerja positif dari waktu ke waktu.


Sepanjang tahun 2017, pria kelahiran 1957 ini berhasil mengantarkan BNI membukukan laba bersih sebesar Rp13,62 triliun. Perolehan laba tersebut meningkat 20,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp11,34 triliun. Pertumbuhan laba bersih ini merupakan hasil dari perkembangan bisnis pada segmen Business Banking dan Consumer Banking dengan disertai perbaikan kualitas aset.

Pertumbuhan kinerja BNI terus berlanjut dan terjaga. Kini dapat dilihat pada 2018, perusahan plat merah tersebut tetap mampu menunjukkan kinerja positifnya. Selama semester I-2018, laba bersih BNI mencapai sebesar Rp7,44 triliun atau tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,41 triliun.

Pertumbuhan laba bersih BNI ini didorong oleh kuatnya pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih (NII) yang disertai perbaikan kualitas aset. Pertumbuhan NII meningkat dari Rp15,40 triliun pada semester I/2017 menjadi Rp17,45 triliun pada periode yang sama tahun ini. Angka tersebut tumbuh 13,3 persen lebih cepat dibandingkan pertumbuhan NII di industri perbankan nasional yang hanya mencapai 3,4 persen per April 2018.

Pada Semester I/2018, BNI juga mencatat Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 13,5 persen. DPK ini didominasi oleh dana murah (CASA) yang komposisinya mencapai 63,8 persen dari total dana yang terhimpun. Ruang bagi BNI untuk menyalurkan kredit pun masih terbuka lebar, ditandai dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) yang mencapai 87,3 persen pada semester I/2018. Seluruh kondisi itu memberikan keyakinan BNI mempunyai likuiditas yang baik dan ruang yang cukup untuk melanjutkan ekspansi kredit pada semester II/2018.

Selain sukses dalam performa bisnis, kepemimpinan Achmad Baiquni juga patut diapresiasi dalam hal inovasi pelayanan nasabah. Seperti belum lama ini, BNI sudah meluncurkan delapan produk layanan yang dikembangkan dengan berbasis teknologi digital untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan yang semakin cepat, efektif, dan efisien.

Kedelapan produk digital BNI itu adalah, UnikQu, BNI Acquiring Online, BNI API Management, BNI e-collection, BNI Debit Online, BNI SMS Payment, BNI i-Pay, dan Agen46. Selain itu, BNI juga melaunching produk inovasi bernama YAP (Your All Payment) yang memudahkan nasabah dalam bertransaksi. Di mana nasabah tidak perlu lagi menggunakan mesin EDC untuk bertransaksi.

Inovasi-inovasi yang dilakukan BNI tersebut bahkan mendapat apresiasi Presiden RI, Joko Widodo pada pameran Indonesia Banking Expo (IBEX) 2017 yang lalu. Presiden mendukung upaya BNI dalam memberikan kemudahan nasabah untuk bertransaksi, bahkan berpesan agar masyarakat di edukasi ketika implementasi aplikasi inovasi tersebut dilaksanakan. Keberhasilan demi keberhasilan yang diraih Achmad Baiquni tentu tak lepas dari pengalaman dan karirnya selama ini.

Alumni Universitas Padjadjaran yang meraih master dari Business Management, Asian Institute of Management, Filipina, ini sebelumnya pernah menjabat Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah, Direktur Konsumer, kemudian Direktur Keuangan di bank yang sama. Pria necis tersebut juga mengasah kemampuannya dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan di dalam dan luar negeri, di antaranya Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat.

Sumber : Obsessionnews.com
Editor : Mil

Profil Achmad Baiquni, Dirut Baru BNI

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat.  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah menetapkan Achmad Baiquni sebagai Direktur Utama menggantikan Gatot M Suwondo yang telah habis masa jabatannya. Achmad Baiquni sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.‎ Dia diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI pada  tanggal 20 Mei 2010.

Memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Dalam hal pendidikan‎, Achmad Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina  pada 1992.

Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR  di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania  di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura.

Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking  Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York  di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.

Untuk diketahui, pada Selasa (17/3/2015), RUPS BNI merombak hampir sebagian besar manajemen baik di jajaran komisaris maupun direksi. Untuk Wakil Direktur Utama dijabat oleh Suprajarto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur BRI, sedangkan posisi direktur BNI lainnya adalah Rico Rizal Budidarmo, Herry Sidharta, Adi Sulistyowati, Bob Tyasika Ananta, Anggoro Eko Cahyo, Imam Budi Sarjito, dan Sutanto‎.

M‎ereka menggantikan Felia Salim (Wakil Dirut), Yap Tjay Soen (Direktur Keuangan), Krisna R.Suparto (Direktur Business Banking), Ahdi Jumhari Ludin (Direktur Hukum dan Kepatuhan), Suswoko Singoastro (Direktur Treasuri). Achmad Baiquni 

Dalam hal Komisaris, RUPS juga menunjuk Mantan Menteri Ekonomi RI, Rizal Ramli menggantikan Peter B.S. Jos. (Yas/Gdn)

Sumber : Liputan6.com
Editor : Mil

Kamis, 21 Februari 2019

Terbongkarnya Kepemilikan Lahan Kedua Kubu Calon Presiden, Siapa yang Terbesar?

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Kepemilikan Lahan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, yang berstatuskan Hak Guna Usaha (HGU) yang masih ramai diributkan oleh publik menjadi perhatian Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Greenpeace Indonesia. Apalagi kepemilikan Lahan ternyata beberapa diantaranya banyak dikuasai oleh pejabat publik dan korporasi.


"Lihat siapa saja yang menguasai Lahan baik di kubu @jokowi maupun di kubu @prabowo. Inilah kenapa penting keterbukaan informasi HGU supaya dapat diakses oleh publik dan kita bisa bersama mengawasi SDA Indonesia. Gimana nih @atr_bpn berani nggak buka data HGU? #kepoitubaik #golhut," tulis @GreenpeaceID, Rabu (20/2/2019).

View image on Twitter

Greenpeace Indonesia
@GreenpeaceID
 Lihat siapa saja yang menguasai lahan baik di kubu @jokowi maupun di kubu @prabowo. Inilah kenapa penting keterbukaan informasi HGU supaya dapat diakses oleh publik dan kita bisa bersama mengawasi SDA Indonesia.

Gimana nih @atr_bpn berani gak buka data HGU? #kepoitubaik #golhut

668
5:19 PM - Feb 19, 2019
818 people are talking about this
Twitter Ads info and privacy
Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain, berpendapat jika kepemilikan Lahan Prabowo seluas 340 ribu hektar di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah adalah hal yang wajar. Sebab, luas Lahan tersebut bisa menggaji ribuan karyawan perusahaan yang dimiliki oleh ketua umum Partai Gerindra.

"Ada Perusahaan HGU yang Luas Dimiliki Pribumi dan Jendral TNI Diributi. "Terlalu Luas...!" Kata Mereka. Yang Namanya Perusahaan Perkebunan atau Perusahaan Hutan Pasti Luas. Kalau Cuma 100 Rante, Bagaimana Mau Gaji Karyawan? Sementara Taipan Punya 5.1 Juta Hektar Luput Perhatian?," cuit @ustadtengkuzul.

tengkuzulkarnain
@ustadtengkuzul
 Ada Perusahaan HGU yg Luas Dimiliki Pribumi dan Jendral TNI Diributi. "Terlalu Luas...!" Kata Mereka.
Yang Namanya Perusahaan Perkebunan atau Perusahaan Hutan Pasti Luas. Kalau Cuma 100 Rante, Bagaimana Mau Gaji Karyawan?
Sementara Taipan Punya 5.1 Juta Hektar Luput Perhatian?

3,154
8:02 AM - Feb 20, 2019
Twitter Ads info and privacy
1,360 people are talking about this
Pasca debat pemilihan presiden (pilpres) jilid II, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal tanah yang dimiliki oleh Prabowo pada dua daerah tersebut. Prabowo pun mengakuinya. Namun, dia tidak keberatan jika tanah yang dimilikinya diambilalih oleh negara.

"Tadi disinggung soal tanah, itu benar. Tapi itu adalah HGU. Milik negara. Jadi, setiap saat negara bisa ambil kembali," kata Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto menegaskan kalau suatu saat negara ingin mengambil kembali tanah tersebut, dia siap menyerahkan.

"Kalau untuk negara, saya siap diambil semua. Karena saya nasionalis dan patriot," ucapnya.

Sumber : Akurat.co
Editor : Mil

Smartphone 5G dan Lipat Diprediksi Dominasi MWC Tahun 2019

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Keriuhan seputar smartphone yang dibekali jaringan internet generasi kelima atau 5G dan ponsel lipat pertama akan menjadi hal paling ditunggu pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2019 yang akan berlangsung pekan depan di Barcelona, Spanyol.


Menurut Thomas Husson, Wakil Presiden dan analis di Forrester, sebuah perusahaan riset pasar global, smartphone 5G dan ponsel lipat sangat berpeluang menjadi sajian utama MWC edisi kali ini.

"Tidak dapat disangkal bahwa 5G adalah infrastruktur dari dunia yang terhubung, dan menjadi alasan mengapa menjadi pusat perang ekonomi dan politik antara AS dengan Tiongkok," kata Husson dikutip dari Times Now, Selasa (19/2).

Baca Juga:
Sementara, untuk ponsel yang dapat dilipat, Husson beranggapan bahwa merek-merek smartphone ternama pasti akan selalu mengklaim telah menemukan desain baru untuk perangkatnya. Tapi sebenarnya akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menciptakan ponsel lipat yang dapat memberikan pengalaman berbeda bagi pengguna.

"Kehadiran ponsel yang dapat dilipat akan mempercepat konvergensi antara smartphone, tablet, dan laptop, yang membuat berbagai perangkat tersebut menjadi tidak memiliki perbedaan," tambahnya.

Sumber : Akurat.co
Editor : Mil




Tahun Politik Bawa Berkah Bagi Para Asuransi Umum di Indonesia

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengungkapkan bahwa Tahun Politik justru membawa berkah bagi industri asuransi di Indonesia.


Hal ini karena pada 2018, terbukti bahwa banyak lini bisnis yang baik – baik saja meskipun sudah ada aura Tahun PolitikTahun politik justru membuat peningkatan pada konsumsi dan pembelian aset, sehingga para konsumen membutuhkan asuransi.

Selain konsumsi, kekhawatiran kerusuhan politik ini membuat kebutuhan asuransinya tinggi. Kebutuhan asuransi individu ini adalah pada harta benda dan kendaraan bermotor.

“Aura Tahun Politik, kalau di industri asuransi umum dari lini bisnis kita itu ada beberapa yang oke, tapi kalau ada hambatan yah mungkin proyek enginering berpengaruh. Kalau 2019 dari industri enginering pada 2019 kita harapkan pertumbuhannya stabil,” kata Wakil Ketua AAUI Trinita Situmeang, di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

“Kalau Tahun Politik itu biasanya perputaran uang nambah,berarti konsumsi naik, karena daya beli naik, aset naik, maka kebutuhan asuransi punya peluang untuk nambah, asuransi bersifat individual itu punya potensi untuk naik. Selain konsumsi, kondisi kekhawatiran kerusuhan politik ini membuat kebutuhan asuransinya tinggi, jadi ada peningkatan,” tambah  Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Indonesia (AAUIDody A.S Dalimuthe.

Pada 2018, kebutuhan asuransi umum didominasi oleh dua jenis lini, yaitu harta benda dan kendaraan bermotor. Kebutuhan pada harta benda tercatat 27,0%, kendaraan bermotor 26,7%, kredit 5 %, kesehatan 6,6%, aneka 1,7%, pesawat dan satelit 2,2%, energi 3,7%, rekayasa 3,2% tanggung gugat 3%,kecelakaan 6,6%, dan penjaminan 11,3%.

Di sisi lain, AAUI membukukan klaim asuransi umum di 2018 tercatat sebesar Rp30,1 triliun atau naik sebanyak 8,1 persen dibandingkan dengan di 2017 yang tercatat sebesar Rp27,7 triliun. Peningkatan klaim terjadi hampir pada sebagian lini usaha asuransi.

Sumber : Akurat.co
Editor : Mil

Karena Ingin Menghindar kah? Prabowo Buru-buru Selesaikan Debat Soal Lingkungan

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Calon Presiden (Capres) No.02 Prabowo Subianto mengatakan sumber daya alam dan lingkungan tanah air tengah dalam kondisi kritis. Hal itu lantaran terkontaminasi dengan pencemaran lingkungan dan limbah industri yang kerap menjadi ancaman amat serius. Sehingga jika terus menerus dilakukan pembiaran, maka kondisi kritis pencemaran lingkungan itu bisa membahayakan masa depan generasi mendatang. Oleh karena itu, Prabowo berjanji akan menegakkan hukum dan menindak tegas perusahaan yang tidak taat aturan.


"Kritis, masa depan anak-anak cucu kita. Apabila saya diberi mandat menjadi pemimpin, saya akan tegakkan law enforcement. Dibanyak tempat puluhan tahun perusahaan besar justru membuang limbah dan tak mau bayar pajak, kongkalikong sehingga lolos," serunya. 

Selain itu, Prabowo mengklaim agar lebih produktif nantinya dirinya akan memisahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi Kementerian kehutanan dan Lingkungan Hidup bila dirinya dipercayakan mandat untuk memimpin Republik Indonesia (RI). Bahkan, pihaknya sesumbar nantinya proses perizinan terhadap pengelolaan lahan akan diperketat.

"Izin-izin diperketat, amdal dituntaskan dan harus legal," tegasnya.

Menanggapi hal itu, Walhi Sulawesi Tengah melalui Direktur Walhi Sulteng, Abdul Haris Lapabira mengatakan alasan Prabowo ingin cepat-cepat menyelesaikan perdebatan ketika membahas isu lingkungan hidup lantaran ingin menghindari beberapa perusahaan miliknya yang menguasai lahan dan hutan

"Prabowo jelas menghindari perdebatan ini, karena dia menjadi bagian dari beberapa perusahaan yang menguasai hutan dan lahan yang kita tahu ini tentu berakibat terhadap perubahan lindungan dan berefek pada lingkungan yang lebih besar," pungkasnya.


Sumber : Akurat.co
Editor : Mil

Kemlu Serahkan 3 WNI Disandera oleh Kelompok Abu Sayyaf kepada Para Keluarga

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyerahkan tiga WNI yang dibebaskan dari penyanderaan oleh Abu Sayyaf di Filipina Selatan, kepada keluarga masing-masing.


Ketiga WNI tersebut adalah Hamdan bin Saleng dan Sudarling bin Samansunga asal Selayar serta Subandi bin Sattu asal Bulukumba Sulawesi Selatan.

Acara penyerahan berlangsung di Gedung Kemlu oleh Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) A.M. Fachir, dan disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Republik Filipina, Sinyo Harry Sarundajang.

Dalam kesempatan itu, Fachri menyampaikan bahwa pembebasan ini adalah hasil kerja keras dan kerja sama unsur terkait Pemerintah Indonesia yang didukung Pemerintah Filipina.

"Kondisi di lapangan semakin lama semakin sulit. Tapi dengan  memanfaatkan aset-aset yang kita miliki di lapangan serta dukungan Pemerintah Filipina, alhamdulillah kita berhasil membebaskan mereka,” kata Fachri di Gedung Kemlu RI, Jakarta Pusat, Rabu (19/9).

"Menlu meminta saya untuk mengupayakan  pembebasan 3 WNI tanpa ada satu korbanpun", ujar Sinyo Sarundajang, Duta Besar RI untuk Republik Filipina.

Ketiga WNI ini adalah nelayan Indonesia yang bekerja di kapal-kapal  penangkap ikan Malaysia yang beroperasi di perairan Sabah, Malaysia. Mereka diculik saat sedang menangkap ikan dengan kapal BN 838/4/F di Perairan Taganak,  Sabah, Malaysia pada 18 Januari 2017.

Ketiga WNI dibebaskan dari penyanderaan di Pulau Sulu, Filipina Selatan,   pada tanggal 15 September 2018   pukul 14.00 WS.

Sebelum dipulangkan ke tanah air, ketiga WNI menjalani pemeriksaan kesehatan di pangkalan militer Filipina di Zamboanga serta pemulihan psikologis (trauma healing).

Sejak tahun 2016, sebanyak 34 WNI diculik oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan, 13 WNI diantaranya adalah nelayan yang diculik dari perairan Sabah, Malaysia. 

Dengan dibebaskannya 3 WNI tersebut, seluruh WNI yang diculik oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan  sebelum tahun 2018 sudah berhasil  dibebaskan.

Seperti diketahui, 2 WNI lainnya baru saja kembali diculik pada tanggal 11 September 2018 lalu. Pemerintah akan terus mengupayakan pembebasan WNI yang disandera dan pada saat yang sama akan memperkuat kerjasama dengan Malaysia dan Filipina guna mencegah jatuhnya korban baru.

Sumber : Akurat.co
Editor : Mil

Kamis, 07 Februari 2019

Saling Serang Janji Pertumbuhan Ekonomi dan Utang, Jokowi Vs SBY

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik menyindir bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mampu memenuhi Janjinya pada 2014 silam, untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi (PE) Indonesia mencapai hingga 7 persen.


Namun kenyataannya, target PE itu tak mampu digapai bahkan cenderung Stagnan kisaran 5 persen tiap tahunnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat PE Indonesia selama 4 tahun berjalan pemerintahan hanya tumbuh sebatas 5 persen.

"Duitnya dari utang. Tapi ya begitu deh. Janji untuk tak berutang dilanggar. Janji pertumbuhan ekonomi 7 persen pun dimohon maklum," cuit @RachlanNashidik dikutip dari akun Twitternya, Kamis (7/2/2019).

Singgungan senada juga dikemukakan oleh politisi Partai Demokrat Abdul Rasyid. Sebab menurutnya, calon presiden petahana ini tak mampu memenuhi Janji kampanyenya, namun malah mengumbar kembali.

"2 tahun lalu juga bilang ekonomi kita meroket. Janji dulu belum dipenuhi, kok berani buat Janji baru. Apa dianggap rakyat bodoh semua ya," kata akun @RasyidDemokrat.

Cibiran dari kubu oposisi calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandiaga Uno mendapat respon re-tweet dari pendukung Jokowi, @RustamIbrahim.

Dia membalikkan kembali kalimat sindiran dari kubu oposisi dengan menegaskan, bahwa era pemimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga melontarkan Janji serupa dengan Jokowi.

"SBY juga Janji 7 persen. Diwarisi 5,02 persen, kita maklum. SBY ngutang kita juga maklum," ujarnya.

Sumber : Akurat.co
Editor: Mil

BMKG Menyebut Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Halmahera Barat Akibat Deformasi Batuan

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) menyatakan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 5,7 yang mengguncang Kabupaten Halmahera Barat , pada hari Kamis, pukul 11.15.29 WIB diakuisisi oleh deformasi dengan bantuan pergerakan dengan teknologi kesalahan).


Episenter Pasalnya gempa bumi terletak pada koordinat 1,58 LU dan 126,43 BT atau terletak di laut pada jarak 128 kilometer arah Barat Laut Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat , Provinsi Maluku Utara dengan ketinggian 39 kilometer. 

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan hiposenter kedalaman, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat reformasi pada lempeng laut Maluku," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan yang dilaporkannya, Kamis (7/2/2019) .

Guncangannya diterima di Manado, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Bitung, dan Ternate III-IV MMI.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut, dan tidak ditimbulkan tsunami. 

"Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak dipertanyakan oleh isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya. 

Dia juga mengundang masyarakat menggunakan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang dikeluarkan melalui saluran komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Sumber : Akurat.co
Editor: Mil



Proyek Listrik 35.000 MW Jokowi Mangkrak, Pengamat: Jika Diteruskan Dapat Bebani PLN

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Pengamat Ekonomi Energi Universitas Indonesia (UI) Berly Martawardaya mengatakan bahwa paket kebijakan program listrik 35.000 MW memang sedikit tertunda. Menurutnya target ambisius tersebut memang merupakan gaya kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rangka meningkatkan kapasitas listrik terpasang. 


Jokowi memang sejak awal pasang target tinggi terkait pembangunan pembangkit listrik tersebut, agar kapasitas listrik terus mengalami kenaikan meski belum rampung. Hal ini menurut Berly buah dari gaya kepemimpinan Jokowi dalam memompa semangat bawahannya demi mencapai target proyek pembangunan listrik

"Gaya Jokowi memang kasih target tinggi supaya anak buahnya semangat. Perbandingan yang lebih fair adalah dengan 4 tahun pertama SBY berapa GW kapasitas listrik bertambah," katanya dihubungi (7/2/2019).

Berly menambahkan secara pribadi dirinya mengkritisi penambahan kapasitas listrik yang terus dibangun pemerintah dengan masih mengandalkan Batubara. Lantaran harganya relatif lebih rendah,  pemerintah tidak berpikir ke depan karena masih menggunakan energi batubara.

Menurutnya pemerintah harusnya dalam membangun pembangkit listrik lebih mengandalkan listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT). Sebab jika pemerintah melakukan prioritas EBT, maka ada banyak hal yang bisa didapatkan karena ke depan akan lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain itu harganya lebih stabil, efisien dan berkelanjutan.

"Saya sudah beberapa kali kritik penambahan kapasitas listrik yang didominasi batu bara dan minim EBT karena saat itu harga batu bara rendah. Nah sekarang pemerintah kesulitan karena harganya sedang naik," tambahnya. 

Disisi lain Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi mengatakan bahwa penundaan proyek listrik 35.000 MW disebabkan asumsi pertumbuhan ekonomi tidak terpenuhi. Sebab jika diteruskan maka berpotensi menyebabkan terjadinya over suplai pasokan listrik.

"Penundaan itu dikarenakan asumsi pertumbuhan 7 persen tidak terpenuhi. Kalau tidak justru akan menimbulkan over supply yang membebani PLN," pungkasnya.

Sumber : Akurat.co
Editor: Mil



#Saya01 Sempat Puncaki Topik Di Twitter

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Selama 10 hari menjelang debat kedua, segala permasalahan terkait Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019, masih menghiasi media sosial di Indonesia, khususnya Twitter.



Berdasarkan pantauan, pada Kamis (7/2), hashtag atau tanda pagar (#), #Saya01 menempati peringkat teratas trending topic Twitter di Indonesia.

Para warganet yang bermain di Twitter, ramai-ramai menuliskan #Saya01 serta menambahkan dengan beraneka macam video ataupun foto mengenai Jokowi.

Salah satunya pemilik akun @sharptanto yang mencuit, "Berbagai keberhasilan telah ditorehkan pemerintahan Jokowi. Dengan fokus pada pembangunan infrastruktur untuk mengurangi ketimpangan antar wilayah dan juga pembangunan kualitas manusia, mimpi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sedikit demi sedikit mulai tampak," lalu ditambah hashtag #Saya01.

Kemudian pemilik akun @RohanaSri3 mencuitkan, "Sebagai rakyat, kami melihat bahwa Presiden Jokowi memang manusia biasa. Tapi ia menularkan budaya yang belum menjadi kebiasaan banyak pejabat, bagaimana merakyat memimpin tanpa sekat." juga ditambah hashtag #Saya01.

Komisi Pemilihan Umum (KPU), selaku penyelenggara Pemilu, telah menjadwalkan debat kedua Pilpres 2019 yang akan digelar 17 Februari mendatang.

Untuk debat kedua kali ini, hanya diikuti oleh Calon Presiden, yakni Jokowi dan Prabowo Subianto. Sedangkan untuk topik yang dibahas adalah Energi, Pangan, Infrastruktur, Sumber Daya Alam, serta Lingkungan Hidup.

Sumber : Akurat.co
Editor: Mil



Zee Zee Shahab Favoritkan Bandung, Tapi Idamkan Juga Daerah Jogja

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Bepergian kini telah menjadi gaya hidup bagi semua orang. Sebab dengan berwisata, pikiran penat dari pekerjaan harian akan diringankan. Juga, membuat otak lebih segar  untuk kembali menjalankan rutinitas harian.


Mengambil wisata, Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki keindahan alam yang tak ternilai harganya. Setiap daerah memiliki keindahan alam, kuliner keunikan serta budaya yang sangat kental.

Jadi tak heran jika banyak wisatawan lokal atau mancanegara menjadikan Indonesia menjadi tujuan berwisata.

Salah satu figur publik, Zee Zee Shahab, ternyata memiliki tempat wisata favorit di Indonesia. Tempat tersebut yaitu Kota Kembang, Bandung .

" Bandung itu dekat kan ya, di sana juga banyak keluarga. Kalau keluar kota selain Bandung , masih coba pikir-pikir lagi karena si bayi masih kecil," ucapnya kepada AkuratTravel,  di Kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu, (6/2) .

Namun demikian ia mengidamkan salah satu kota yang termasuk tempat bersejarah, juga termasuk dalam tujuh keajaiban dunia.

"Aku pengen ke Jogja . Terkahir itu waktu SMP coba bayangin. Jadi sekarang pengen  banget ke Jogja bersama keluarga," pungkasnya.

Sumber : Akurat.co
Editor: Mil




Kamis, 10 Januari 2019

Merenungkan hal yang telah menimpa M. Misbakhun

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Kasus Misbakhun, Misbakhun Korupsi,  Teringat saat kasus Misbakhun, ia mulai ditahan di markas besar Kepolisian Negara RI karena tuduhan pemakaian L/C palsu Misbakhun korupsi di Bank Century pada tanggal 26 April silam. Gara-gara tudingan itu, ia divonis bersalah dan dihukum setahun oleh pengadilan.


Waktu itu, Misbakhun adalah salah seorang dari anggota Panitia Khusus Bank Century di DPR yang vokal mengusut skandal yang diduga melibatkan Gubernur Bank Indonesia Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati serta pejabat lainnya pada tahun 2008 itu. Di pengadilan tinggi, Misbakhun ditambah setahun hukumannya. Mahkamah Agung (MA) kemudian mengukuhkan hukumannya tetap 2 tahun. Namun, dengan novum baru yang diajukannya lewat peninjauan kembali (PK), akhirnya MA membebaskannya secara murni semua tuduhannya itu.

Kini, Misbakhun yang semula anggota Partai Keadilan Sejahteran dan pindah ke Partai Golkar memberikan catatan kenangan dan maknanya saat mulai dipenjara. "Tiga tahun lalu, periode antara 26-27 April 2010, saya memulai kehidupan baru. Merasakan tidur pertama di penjara. Periode malam itu, saya merasakan malam pertama di sana. Di penjara yang telah membebaskan saya dari rasa takut saya pada semua kekuasaan manusia," ujarnya, Sabtu sore ini. Penjara, baginya, membebaskannya dari semua rasa takut akan hal-hal yang bersifat duniawi dan materi semata.

"Sejak saat kasus Misbakhun itu, juga memulai sebuah era baru, membuka hati saya lebar-lebar bahwa saya harus memaafkan semua orang yang telah mendzolimi saya dengan tuduhan-tuduhan Misbakhun korupsi," tambahnya. Karena dosa orang-orang yang telah mendzolimi saya, tambah Misbakhun, harus habis di depan saya.

"Kalau tidak, maka di hadapan Allah Swt, mereka akan bertambah berat menanggung beban dosa dirinya yang sudah berat ditambah dengan beban dosa dari orang-orang yang mereka dzolimi. Cukup mereka menanggung dosa mereka sendiri yang berat," lanjutnya.

Menurut Misbakhun, memaafkan orang-orang yang pernah mendzolimi dirinya, di antaranya tokoh-tokoh yang memasukkannya ke penjara dan menuduhnya menyuap dalam proses PK, membuatnya jauh lebih indah dan membuat hidupnya lebih punya makna dalam menatap membangun relasi baru antarmanusia.

Editor: Mil

Setelah di tuduh dalam kasus, M. Misbakhun memberikan tanggapan

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Kasus Misbakhun, Misbakhun Korupsi,  kasus Misbakhun sebagai dalang penerbitan artikel Asia Sentinel yang menyudutkan pemerintah era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan isu Misbakhun korupsi pada skandal Bank Century. Misbakhun menagih bukti.


"Selama ini kan dia sukanya menuduh tanpa bukti. Bicara soal jenderal kardus, bicara soal mahar politik, semua isu yang dia lemparkan lenyap begitu saja tanpa bukti," kata Misbakhun di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Misbakhun mengatakan tak punya kuasa menggerakkan media asing seperti yang dituduhkan Andi. Misbakhun menyebut dirinya bukan siapa-siapa. "Memangnya saya ini siapa kok sampai dianggap bisa menggerakkan media asing untuk menulis soal Century," tambahnya

Misbakhun menegaskan, rekam jejak John Berthelsen selaku penulis artikel tidak hanya menulis soal skandal Century. Berthelsen disebut Misbakhun juga fokus mencermati skandal-skandal besar di negara lain.

"Perihal tulisan di Asia Sentinel itu juga tidak sepenuhnya baru, karena sudah menjadi temuan audit investigasi BPK dan Pansus Angket DPR 2009-2014. Semua juga sudah terpublikasi," tegasnya.
Andi memang mengaitkan kasus Century dengan Misbakhun. Andi Arief bahkan menyebut Misbakhun sebagai mantan napi. Misbakhun menegaskan dia sama sekali tidak terkait dengan kasus Century sesuai hasil putusan pada tingkat peninjauan kembali Mahkamah Agung.
"Saya bebas murni pada 2012. Di putusan PK tersebut, sangat jelas dibatalkan semua putusan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan Kasasi sehingga semua putusan yang menghukum saya dibatalkan dan nama baik saya sudah direhabilitasi lewat putusan pengadilan tingkat PK tersebut," jelasnya.

Sebelumnya, Andi Arief menyerang Misbakhun terkait pemberitaan Asia Sentinel. Menurut dia, Misbakhun ada di belakang berita media asing Asia Sentinel mengenai skandal Bank Century dan kaitannya dengan rezim Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
"Kasus Century diulang-ulang. Tanya sama mantan napi kasus Century Misbakhun yang paham soal Century, karena dia dan perusahaannya yang menjadi pelaku," kata Andi Arief.
"Hoaks, ini kabarnya kerjaan mantan napi LC bodong Century yang bayar media asing biar keren, seakan-akan pengamat asing bener. Dasar Miskabur bur," kata Andi dalam cuitan lainnya.
Berikutlah Artket mengenai Kasus Misbakhun terkait dituduhnya Misbakhun korupsi

Editor: Mil

Kisah yang pernah menimpa M Misbakhun

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Kasus Misbakhun, Misbakhun Korupsi,  Kasus Misbakhun atau yang lebih kita kenal sebagai MM terkait hal yang bersangkutan dengan topik, yaitu Misbakhun Korupsi.


Sewaktu Muhammad Misbakhun berprofesi menjadi seorang anggota Panitia vokal Kasus Century di DPR, Sempat terkena tuduhan bahwa Misbakhun korupsi dimana Ia terkena tuduhan kasus pemakaian L/C palsu di Bank Century pada 26 April 2010, yang membuat dirinya menjadi bersalah dan dihukum dalam penjara.

Akibat tuduhan terlibatnya dalam kasus tersebut, dan dianggapnya Misbakhun korupsi saat era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat Misbakhun mendapatkan hukuman 2 tahun di penjara. Namun, Misbakhun tak terima karena dirinya tak merasa bersalah yang akhirnya Misbakhun mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kepada Mahkamah Agung (MA).

Setelah di telusuri adapun bunyi dari putusan PK MA yang diajukan oleh Misbakhun adalah menyatakan bahwa kasus Misbakhun bukan kasus pidana akan tetapi kasus perdata. Dan karena semua itu Misbakhun dibebaskan dari penjara dan juga mengembalikkan nama baiknya serta martabatnya pada kedudukan semula.

Bagi Misbakhun penjara itu membebaskannya dari semua rasa takut akan hal-hal bersifat duniawi. Misbakhun pun membuka hatinya lebar-lebar bahwa Ia harus cepat memaafkan semua orang yang telah mendzoliminya dengan tuduhan-tuduhan semua itu.
Setelah kasus Misbakhun telah usai akhirnya ia pindah dari PKS ke Golkar, Ia pindah bukan karena permasalahan Misbakhun korupsi. Karena posisinya telah tergantikan saat itu.
Setelah melewati kegelapan itu semua dan kasus Misbakhun selesai pun sekarang masih berprofesi menjadi Politisi Partai Golongan Karya, Daerah Pilihan Jawa Timur II dan Anggota DPR Komisi X.

Editor: Mil

Ilmu yang dapat di ambil dari peristiwa M Misbakhun


-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Kasus Misbakhun, Misbakhun Korupsi,  Kasus Misbakhun atau yang lebih kita kenal sebagai MM terkait hal yang bersangkutan dengan topik, yaitu Misbakhun Korupsi.


Kasus Misbakhun bisa menjadi pembelajaran untuk para pemimpin.Atas apa yang sudah menimpa mantan anggota DPR dan salah seorang inisiator Hak Angket Bank Century Mukhamad Misbakhun, siapa pun. Tidak boleh lagi ada pemimpin yang mempergunakan kekuasaannya untuk "membungkam" anak bangsa yang kritis dan mengungkapkan sebuah kasus, seperti kasus Misbakhun.

"Penguasa yang tirani seperti itu, cepat atau lambat akan menuai badai karena yang menyedihkan saat mereka tidak lagi berkuasa, mereka akan menghadapi pengadilan dan hukuman yang sama," kata Bambang, yang juga salah seorang inisiator hak angket kasus Bank Century di DPR.

Bambang kemudian memberikan contoh kasus yang sama seperti, mantan Presiden Moamar Khadafi di Libya yang mati di selokan. Mantan Presiden Filipina Arroyo yang menjadi pesakitan di pengadilan dengan tuduhan terlibat dalam kecurangan, dan mantan-mantan penguasa di berbagai belahan dunia lain yang saat memerintah berlaku zholim dan berakhir menyedihkan dan sengsara.

Sebelumnya, sempat menjadi tersangka dalam kasus dugaan L/C fiktif Bank Century pada tahun 2010 silam atas dugaan Misbakhun korupsi. Saat itu, Misbakhun yang menjabat sebagai anggota Komisi XI dari Fraksi PKS. Setelah menjadi tersangka, Fraksi PKS kemudian menggantikan Misbakhun dengan Muhammad Firdaus. Tetapi, setelah digantikan, ternyata Mahkamah Agung memutuskan Misbakhun tidak bersalah. Misbakhun sempat meminta partainya melakukan rehabilitasi atas nama baiknya, tetapi permintaan itu tidak direalisasikan hingga kini.

"Dikabulkannya Peninjauan Kembali (PK) Misbakhun oleh Mahkamah Agung atas tudingan Misbakhun korupsi yang menyeret dirinya ke penjara dan kehilangan kedudukannya sebagai anggota DPR, terkait Bank Century saat kasus itu diungkap, menjadi bukti adanya kriminalisasi terhadap anggota DPR yang vokal dan kritis," jelasnya.

Politikus Partai Golkar itu juga yakin jika penguasa saat ini akan tertimpa sejumlah kasus setelah tidak menjabat lagi. "Akan berakhir menyedihkan saat dia tidak berkuasa, ini harus menjadi renungan kita semua,” ujarnya.

Editor: Mil

Dapat dukungan terkait kasus yang dialami M Misbakhun

-Berita Hari Jumat, Topik yang saya akan bawakan kali ini mengenai berita, dari beberapa artikel yang telah saya baca dan telah saya rangkum kembali menjadi sebuah artikel yang lebih matang untuk di baca, berikut lah artikel yang telah saya buat. Bergulirnya banyak dukungan terhadap kasus Misbakhun dari puluhan koleganya di DPR tak lepas dari latarbelakang kasus yang dituduhkan terhadap politisi PKS itu. Dukungan serupa tentu tak akan diberikan apabila kasusnya adalah Misbakhun korupsi atau suap. “Dukungan terhadap kasus Misbakhun mengalir karena proses hukum terhadap dirinya tidak murni karena persoalan hukum. Ada dugaan manuver politik dibaliknya,” ujar pengamat politik Sebastian Salang di Jakarta, Rabu (28/4/2010).


Dukungan dari para legislator juga mengalir deras lantaran sempat bermunculan upaya mencari-cari kesalahan para inisiator Hak Angket Century. “Ada yang digugat mengenai persoalan pajaknya, ada yang menerima ancaman dan lain-lain,” ujarnya.

Oleh karena itu, Sebastian tidak heran muncul solidaritas dari para anggota DPR terhadap kasus Misbakhun tersebut. Tujuan dari tindakan ini hanya mendorong agar pria asal Pasuruan, Jawa Timur itu diproses secara adil.

“Di sini ada proses hukum yang tendensius dan sebetulnya ada upaya pencarian kesalahan inisiator Hak Angket Century. Tidak cuma soal kasus Misbakhun ini saja tapi juga ke orang lain,” ungkapnya.

Sebelumnya, Misbakhun menolak menandatangani berita acara penahanan, penangkapan, dan pemberitahuan penangkapannya.
“Saya ditahan karena saya melawan SBY,” kata Misbakhun. Hal itu diungkapkan kembali oleh pengacaranya Luhut Simanjuntak saat bertemu Komisi III DPR.

Luhut sempat menunjukkan dokumen berita acara tersebut sambil menyatakan alasan dari kasus Misbakhun yang tertulis jelas di dokumen itu.

Kedatangan Luhut bersama anggota tim pengacara Misbakhun lainnya guna meminta perlindungan hukum dari DPR sekaligus dukungan penangguhan penahanan atas politisi PKS tersebut.

Kunjungan ini membuahkan hasil karena 33 anggota DPR bersedia menandatangani jaminan penangguhan penahanan kasus Misbakhun. Di antaranya adalah Hidayat Nur Wahid, Fahri Hamzah, Budiman Sudjatmiko, Gayus Lumbuun, Desmond J Mahesa, Adang Daradjatun, dan Nudirman Munir.

Menurut dia, 33 anggota DPR itu berasal dari beragam partai, di antaranya PKS, PDIP, Partai Golkar, PAN, Partai Gerindra, dan Partai Hanura. “Demokrat tidak ada,” ujarnya.

Dia menambahkan, alasan mereka bersedia menjadi penjamin penangguhan penahanan karena solidaritas bersama.

Kepada Komisi III, Luhut menjelaskan bahwa kasus Misbakhun adalah perkara perdata yang diubah menjadi pidana. Hal itu, kata dia, juga telah disampaikan kepada penyidik Polri saat pemeriksaan tadi malam.

Luhut menceritakan, pada saat akan menahan Misbakhun, tim pengacaranya terlebih dahulu mempertanyakan dasar hukum yang digunakan penyidik dalam kasus Misbakhun ini. Oleh penyidik, ditunjukkan bukti berupa akta gadai deposito sebesar USD4,5 juta yang digunakan PT Selalang Prima International (SPI) untuk mengajukan L/C senilai USD22,5 juta kepada Bank Century.

“Akta gadai itu kan masalah perdata,” kata Luhut.

Menurut dia, pada saat SPI gagal bayar, deposito USD4,5 juta yang digadaikan langsung didebet oleh Bank Century pada 26 November 2008. Ditambah lagi, USD1,5 juta yang diserahkan Misbakhun, sehingga totalnya mencapai USD6 juta.

“Jadi, sisanya yang gagal bayar sebesar USD16 jutaan. Itu yang diminta kepada Bank Century untuk direstrukturisasi,” katanya sembari menambahkan bahwa Misbakhun masih membayar kewajibannya hingga 31 Maret lalu sebesar USD123 ribu.

Luhut enggan berkomentar ditanya apakah ada indikasi intervensi istana dalam penahanan kliennya. “Tanya saja ke istana. Yang penting kami sudah mendapat dukungan dari 33 orang. Jadi harus yakin dan berusaha,” tegasnya.

Luhut hanya membacakan enam fraksi tersebut yang anggotanya menjaminkan diri untuk penangguhan penahanan dalam kasus Misbakhun. Dia tidak menyebut tiga fraksi lain, yaitu Fraksi Demokrat, Fraksi PPP, dan Fraksi PKB. Begitu pula, dengan daftar anggota dewan yang dibawa oleh tim pengacara Misbakhun, dalam dokumen itu tidak tertulis ketiga fraksi tersebut.

Apakah tim kuasa hukum optimistis permintaan penangguhan penahanan akan dikabulkan? "Hidup itu harus yakin. Harus berusaha, apa pun hasilnya tim kuasa hukum sudah ajukan itu dan 33 anggota DPR sudah menjadi penjamin," ujar Luhut.

Jika upaya penangguhan penahanan tidak dikabulkan? "Kita sedang persiapkan pra peradilan. Besok Keputusannya," kata dia.

Luhut enggan menanggapi apakah dalam kasus Misbakhun ini ada intervensi dari Istana. "Kalau perintah istana langsung, ya tanya istana. Tapi kalau dilihat pernyataan Kapolri tanggal 9 dan persetujuan tanggal presiden tanggal 12 sangat cepat," tutur Luhut.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar tidak mau intervensi terhadap kasus yang dihadapi anggota FPKS DPR Mukhammad Misbakhun. Patrialis menyerahkan pengusutan kasus L/C Bank Century milik perusahaan yang bermasalah ke tangan penegak hukum.

"Saya tidak mau intervensi," tegas Patrialis saat dikonfirmasi soal penahanan Misbakhun yang dinilai banyak pihak tergesa-gesa.

Hal ini disampaikan Patrialis usai raker dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Menurut Patrialis, proses hukum kasus L/C milik PT Selalang Prima Internasional yang dimiliki Misbakhun adalah di luar wewenangnya. Patrialis menjelaskan, dugaan pemalsuan dokumen dan tudingan Misbakhun korupsi hanya bisa dibuktikan oleh Kepolisian bersama Kejaksaan Agung.

"Itu bukan domain Menkum HAM," terangnya.

Editor: Mil